Categories
Just for fun

Guyonan Gus Dur

Semasa hidupnya, almarhum Gus Dur dikenal sebagai sosok yang humoris dan nyentrik. Untuk sedikit mengobati kangen, saya memposting beberapa guyonan Gus Dur yang saya ambil dari buku “Presiden Dur yang Gus Itu – Anehdot-anehdot KH Abdurrahman Wahid” terbitan Risalah Gusti. Silahkan dinikmati!

Categories
Karya Puisi

Status Facebook

Rengkuhlah aku dalam sujudku Ya Rabb, liputilah aku dalam hangatMu, leburlah aku dalam maknaMu. Biarlah segala tiada berupa, sebab sungguh pun kini aku tersiksa, merana. Merana akibat rindu tiada bersudah. Biar kutangisi seruanMu. Biar.

Saya menjadikan puisi singkat ini sebagai status Facebook saat saya sedang kehilangan kuasa atas diri saya sendiri dan membiarkan emosi mengambil alih. Saya bahkan tidak mengenal diri saya sendiri waktu itu. Tapi, saya rasa, puisi ini cukup bagus. Hehe…

Categories
Just for fun

Illusional Photos (Love This)

Coba lihat sekilas saja, mungkin Anda akan sedikit kaget. Tapi, setelah Anda lihat lagi, Anda mungkin akan tersenyum.

sumber: http://richardwiseman.wordpress.com/

Categories
info

Lea Michele

Kali ini saya ingin bercerita tentang salah seorang artis luar negeri yang belakangan mencuri perhatian saya, Lea Michele. Bukan hanya karena aktingnya yang memukau dalam serial televisi Glee yang ditayangkan Fox, tapi juga karena kemampuan olah vokalnya yang luar biasa. Bahkan mungkin, bisa dibilang saya lebih kesengsem sama suaranya.

Categories
Uncategorized

Politik Tebar Gossip

Karikatur "nakal" yang dimuat di harian Jawa Pos

Saat jam pelajaran kosong, tiba-tiba seorang teman bertanya kepada saya, “Menurutmu, ada yang aneh nggak sama penangkapan teroris akhir-akhir ini?”. Agak heran juga saya dengan pertanyaannya. Saya pun menjawab, “Nggak, emang kenapa?”. “Menurutmu ini nggak cuma buat nutup-nutupi kasus Century?”. Dengan agak tersentak saya menanggapi, “Ya nggaklah!”

Categories
Just for fun

Kalau Saya Lebih Suka Ngemut Es Batu

Eko (ngomongno koncone) : Trus de’e tak kandani, K*, mene onok pertandingan. Ojok mendem lo engkok

Novita : Hah? Mendem gimana, Mas? Minum AIR KERAS gitu ta?

Versi Bahasa Indonesia :

Eko (membicarakan temannya) : Terus dia aku kasih tahu, K*, besok ada pertandingan lho. Jangan mabuk ya ntar.

Novita : Hah? Mabuk gimana, Mas? Minum AIR KERAS gitu?

Sekretariat Smalapala, didengar oleh teman-temannya yang lain yang mempertanyakan kekuatan orang yang sedang digosipkan.

Categories
info

Berbagi dengan Box.net

Bagi blogger pemula seperti saya, promosi blog merupakan hal yang sangat perlu. Berbagai macam cara bisa dipilih, mulai mengganti theme menjadi lebih menarik, menambahkan berbagai macam aksesoris pada side bar, sampai membuat publikasi pada berbagai situs jejaring sosial seperti Facebokk, Twitter, dll. Tentu saja yang jauh lebih penting daripada hanya mendandani tampilan adalah mengisinya dengan postingan yang harus berkualitas.

Memang, menambahkan berbagai macam aksesoris pada side bar akan mempercantik blog kita dan membuatnya sedap dipandang. Hanya saja, seringkali malah kebanyakan aksesori membuat proses loading menjadi lama. Keberatan muatanlah istilahnya.

Bagaimana dengan saya? Saya memilih untuk tidak terlalu lebay dengan side bar saya. Headline animator dari feed burner sudah cukup menarik. Lagipula, saya lebih suka bergaya minimalis. Lebih modern begitu kalau rumah.

Selain headline animator, saya punya satu hal lagi yang tidak kalah menarik di side bar saya, yakni sebuah “kotak harta karun” dari Box.net. Widget dari wordpress ini memungkinkan kita untuk bisa berbagi file dengan lebih mudah dan cepat, tanpa harus melalui situs web hosting terlebih dahulu. Proses upload dan juga download hanya perlu dilakukan melalui box kita dengan aplikasi flashnya, jadi, tidak harus meninggalkan halaman awal. Praktis bukan?

Awalnya, saya hanya mencoba mencari informasi tentang bagaimana caranya berbagi file di blog secara langsung tanpa harus melalui situs-situs web hosting seperti 4shared, Ziddu, dsb. Saat sedang asyik-asyiknya browsing di forum wordpress, eh, saya malah menemukan info tentang widget Box.net ini. Jadinya, sekarang saya malah tambah semangat karena cara pemakaiannya yang benar-benar mudah.

Kalau Anda juga penasaran mencoba, masuk saja ke dashboard wordpress Anda, pilih menu Appearance > Widget. Lalu, drag widget Box.netke side bar Anda. Saat terbuka, akan ada link bertuliskan go get some HTML code. Klik pada link tsb. dan Anda akan dibawa ke halaman Box.net.

Selanjutnya, silahkan pilih file yang mau Anda upload, masukkan alamat email dan password yang Anda inginkan, lalu klik upload. Kalau proses upload sudah selesai, silahkan memilih tampilan Box yang Andan inginkan, lalu copy-paste kodenya ke widget Box.net Anda sebelumnya. Mudah sekali bukan?

Apalagi yang Anda tunggu? Mari berbagi bersama Box.net!! (Wah, saya jadi promo begini ya??) (*)

Categories
Rupa-rupa

Ngeblog Dimasa Krisis

Ya, saya sedang ngeblog dalam suasana yang kurang kondusif: masa-masa persiapan UNAS. Tentunya bukan hal yang mudah. Apalagi blog ini masih benar-benar baru dan perlu perhatian dan kasih sayang penuh seorang ayah.

Mungkin saya belum akan bisa menulis banyak dalam waktu dekat ini. Jadi, bersabarlah menunggu postingan saya berikutnya. Untuk saat ini, marilah kita sama-sama mendoakan saya agar lulus UNAS dengan nilai yang tinggi, terbaik, dan memuaskan. Amin… (*)

Categories
info

Rahasia Kecerdasan Orang Yahudi

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung. Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “Mengapa Yahudi Pintar?”

Categories
Cerpen

Bangku

Belum lama ini saya oprek-oprek kamar saya dan menemukan sebuah cerpen saya yang sempat dimuat disalah satu harian. Cerpen itu saya tulis waktu saya kelas satu SMA. Waktu itu banyak  teman saya yang berkomentar bahwa isinya tidak dapat dimengerti. Bagaimana dengan Anda? Mengertikah?

Udara seperti melarutkan aku menjadi butiran uap-uap yang mengambang terseret angin kesana kemari. Sejak berlalu dari dua jam yang lalu, aku terduduk di bangku taman menunggu terisi satu sisi di sebelahku yang kosong. Bukan, bukan hanya menunggu terisi, tapi juga ditempati orang yang benar-benar kuinginkan untuk mengisinya. Orang yang membuatku merasa tak bermateri.

Aku bagai udara, bergerak sealiran angin senja terbelah guguran daun kering menguning. Bias sinar kemerahan telah menggelayut di kaki langit, sementara bus kota datang dan pergi tanpa kesan di halte depan taman ini. Aku terus menatap ke sana. Muncul wajah yang kutunggu, dari balik bus tua itu, begitu mauku. Tetap saja dia menipuku pada akhirnya. Dan aku pun pulang untuk kembali esok lagi.

***