Categories
100 kata Cerpen Karya Rupa-rupa

100 Kata – Model Part Time

Aku kesel banget habis diketawain temen-temenku waktu aku cerita tentang pekerjaan baruku sebagai model part time. Masa kata mereka aku ketinggian ngayalnya. Mereka juga ndak percaya waktu tak bilang gajiku ini gede. Mereka malah nanya-nanya. Mana buktinya? Kok kemana-mana pergi nggak pake perhiasan atau barang-barang mahal gitu? Ah, daripada buat gaya-gayaan gitu, mendingan duitnya tak […]

Categories
Cerpen Karya

100 Kata: Telepon

Telepon “Aku kangeeen…” “…” “Ketemuan yuk?” “Nggak bisa. Kita udah nggak usah ketemuan lagi seterusnya. Kamu nggak usah telepon-telepon aku lagi. Pokoknya kita nggak usah berhubungan lagi.” “Lho, kenapa tiba-tiba?” Tut… tut… tut… Aku tertegun. Memang sih aku pergi dua minggu tanpa menghubunginya sama sekali, tapi aku kan sudah bilang sebelumnya kalau di tempat dinasku […]

Categories
Cerpen Karya

100 Kata Versi Saya

Jago Monopoli Adikku jago sekali bermain monopoli. Ia selalu mengalahkanku. Bahkan di dunia nyata sekalipun. Tak ada barangku yang bukan miliknya. Kadang-kadang aku merasa jengkel juga. Pernah suatu ketika aku marah dan memukulnya saat ia berusaha merebut pulpen baru hadiah ranking pertama dari guruku. Bukannya kapok, ia malah memukul balik lalu berpura-pura menangis dan melapor […]

Categories
Cerpen Karya Puisi

Kereta

Derak roda besi ini mengingatkanku akan nyanyianmu tidak merdu, tapi cukup membuatku rindu kulempar pandanganku ke luar jendela terkejut aku melihat wajahmu menyembul di sana, mengintipku ah, kiranya hanya khayalku sesak udara di sini membawaku pada rasa saat kita menyatu, erat melekat, sesak melesak berpeluk dan saling memagut aih, yang satu itu takkan pernah kulupa […]

Categories
Cerpen

Bangku

Belum lama ini saya oprek-oprek kamar saya dan menemukan sebuah cerpen saya yang sempat dimuat disalah satu harian. Cerpen itu saya tulis waktu saya kelas satu SMA. Waktu itu banyak  teman saya yang berkomentar bahwa isinya tidak dapat dimengerti. Bagaimana dengan Anda? Mengertikah? Udara seperti melarutkan aku menjadi butiran uap-uap yang mengambang terseret angin kesana […]